Wednesday, July 19, 2017

Dampak Negatif Perbuatan Zina | Akibat Zina, Banyak Banget !

Perbuatan zina memberikan banyak sekali dampak negatif terhadap diri kita. Zina juga mempunyai akibat lain yang dapat merusak kehidupannya di dunia maupun akhirat.

Zina menghimpun segala jenis keburukan, seperti minimnya agama, hilangnya wara', kerusakan kepribadian, ketiadaan ghairah. Hampir tak ada seorang pezina yang memiliki wara', menepati janji, perkataan yang jujur, menjaga teman dan cemburu terhadap keluarga. Pelanggaran janji, kebohongan, pengkhianatan, minimnya rasa malu, tidak menjaga kesucian dan hilangnya kecemburuan dari hati merupakan sifat pezina.

Akibat zina adalah kemurkaan Allah, karena dia merusak kehormatan dirinya sendiri dan juga keluarganya. Andaikata seorang pezina dibawa ke hadapan seorang raja, tentu raja itu akan menerima kedatangannya dengan cara yang tidak ramah, wajahnya cemberut dan muram, disertai rona kemurkaan yang langsung bisa dibaca siapa pun yang memandangnya.

Dampak negatif perbuatan zina dan pergaulan bebas, hatinya menjadi pekat dan cahayanya menjadi sirna, yang berarti cahaya wajahnya juga sirna karena ditutup kegelapan.

Akibat yang lain, kemiskinan yang selalu menyertainya. Dalam sebuah atsarAllah berfirman,

أنا الله مهلك الطغاة و مفقر الزناة


"Aku adalah Allah yang menghancurkan para thaghut dan memiskinkan para pezina."

Dampak Negatif Perbuatan Zina | Akibat Zina


Akibat zina yang lain, menghilangkan kehormatan pelakunya, membuat dirinya hina di mata Allah dan hamba-hamba-Nya.


Akibat yang lain, merampas istilah-istilah yang baik, seperti istilah kehormatan diri, kebajikan dan keadilan. Sebaliknya, dia mendatangkan istilah-istilah yang buruk, seperti istilah cabul, keji, fasik, pezina dan pengkhianat.


Akibat zina yang lain, merampas kedudukan sebagai seorang Mukmin. Di dalam Ash-Shahihain,dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,

لا يزني الزاني حين يزني وهو مؤمن

"Tidaklah seorang pezina berzina, tatkala berzina dia dalam keadaan Mukmin."


Dia merampas istilah iman, sekalipun tidak merampas iman itu secara total. Ja'far bin Muhammad pernah ditanya tentang hadits ini. Maka dia membuat garis petak di atas tanah, dan berkata, "Ini adalah petak iman." Kemudian dia membuat garis petak yang lain di luar petak pertama, lalu berkata, "Ini adalah petak Islam." Jika seorang hamba berzina, berarti dia keluar dari petak ini dan tidak keluar dari petak pertama."

Tidak mesti seseorang layak disebut Mukmin karena dia hanya mempunyai sedikit bagian iman, seperti orang yang hanya memiliki sedikit ilmu dan pengetahuan, tidak mesti layak disebut ilmuwan atau ulama, atau seperti orang yang memiliki sedikit keberanian dan kesatria, tidak mesti layak disebut pemberani dan kesatria. Begitu juga jika ia memiliki sedikit ketakwaan, tidak mesti ia layak disebut orang yang bertakwa. Namun yang paling benar adalah memahami hadits ini menurut zhahirnya dan tidak perlu membuat ta'wil yang justru bertentangan dengan zhahirnya.

Itulah sebagian dampak negatif perbuatan zina di dunia. Adapun akibat zina di akhirat, dia menyeret diri sendiri menjadi penghuni api neraka, seperti yang dilihat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam mimpinya.

Akibat zina yang lain, melepaskan yang baik seperti sifat yang diberikan Allah kepada orang-orang yang menjaga kehormatan dan kesuciannya, lalu dia mengganti yang baik ini dengan yang buruk, seperti sifat yang diberikan Allah kepada para pezina. Firman-Nya,


الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (An-Nur: 26).

Padahal Allah telah mengharamkan segala yang keji dan buruk. Surga adalah tempat tinggal orang-orang yang baik, dan tidak ada yang masuk ke sana kecuali yang baik-baik. Allah berfirman,

"Yaitu orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka), 'Salamun 'alaikum, masuklah kalian ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kalian kerjakan'." (An-Nahl: 32).

"Dan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, 'Kesejahteraan (dilimpahkan) atas kalian. Berbahagialah kalian. Maka masuklah surga ini, sedang kalian kekal di dalamnya'." (Az-Zumar: 73).

Mereka berhak mendapat salam sejahtera dari para malaikat dan masuk surga karena kebaikan mereka. Sedangkan para pezina adalah makhluk yang paling buruk. Allah telah menjadikan neraka Jahannam sebagai tempat tinggal orang yang keji dan buruk. Pada hari kiamat nanti yang buruk akan bersama dengan sesuatu yang buruk. Yang buruk dilemparkan ke neraka Jahannam, dan tak ada orang baik yang masuk ke neraka, dan tidak ada orang buruk yang masuk surga.

Akibat zina yang lain, kemurungan selalu membayang di dalam hati pezina, seperti kemurungan yang tampak di wajahnya. Sedangkan di wajah orang yang menjaga kesucian dirinya terlihat kemanisan dan di dalam hatinya terdapat keceriaan. Siapa yang dekat dengannya bisa mengambil keceriaan itu. Sedangkan di wajah pezina selalu tergambar kemurungan dan siapa yang dekat dengannya bisa membaca kemurungan itu.

Dampak perzinahan dalam kehidupan keluarga, kehormatan dirinya menjadi sirna dan merosot. Keluarga, rekan dan siapapun melecehkannya. Dia menjadi orang yang paling hina di mata mereka. Berbeda dengan orang yang menjaga kesucian dan kehormatan dirinya, yang dianugerahi kehormatan.

Dampak zina bagi masyarakat, orang lain melihat dirinya sebagai orang yang suka berkhianat dan tak seorang pun yang merasa aman dari tindakannya.

Akibat zina di dunia, bau busuk yang seakan menghembus dari dirinya tercium oleh siapa pun yang memiliki hati yang selamat. Andaikata tidak ada orang lain yang melakukan tindakan serupa, tentu mereka akan mengatakan terus terang bau yang tercium dari dirinya itu.

Dampak negatif perbuatan zina dan pergaulan bebas lainnya, dada terasa sesak dan sumpek. Para pezina akan diperlakukan dengan perlakuan yang berbeda dengan tujuannya. Siapa yang mencari kenikmatan hidup dan kelezatannya dengan sesuatu yang diharamkan Allah, maka Allah akan menghukumnya dengan hukuman yang berbeda dengan tujuannya. Apa yang ada di sisi Allah tidak bisa didapatkan kecuali dengan mentaati-Nya. Allah sama sekali tidak menjadikan kedurhakaan kepada-Nya sebagai sebab yang membawa kepada kebaikan. Andaikata orang yang berlaku keji mengetahui kesenangan, kenikmatan, kelapangan dada dan hidup tenteram dalam menjaga kesucian, tentu dia akan mengetahui bahwa kenikmatan yang lepas darinya jauh lebih banyak dari apa yang didapatkannya.

Malapetaka akibat zina, membuat dirinya kehilangan kesempatan untuk mereguk kenikmatan bersama bidadari-bidadari yang bermata jeli di surga Adn. Telah dijelaskan di bagian terdahulu, bahwa jika Allah memberi hukuman kepada orang yang memakai sutra di dunia, maka dia akan mengharamkan pakaian itu di Akhirat. Orang yang meminum khamr di dunia ia tidak akan meminumnya di akhirat. Begitu juga siapa yang menikmati rupa-rupa yang diharamkan di dunia. Bahkan jika seorang hamba mendapatkan keluasan hal-hal yang halal di dunia, maka dia akan mendapatkan kesempitan di akhirat, sebanding dengan keluasan yang didapatkannya itu. Jika dia melakukan amalan yang haram di dunia, maka dia akan kehilangan hal yang serupa di akhirat.

Dampak perzinahan dalam kehidupan keluarga lainnya, bahwa perbuatan zina akan mendorong pelakunya memutuskan tali persaudaraan, durhaka kepada orang tua, melakukan hal-hal yang haram, menzhalimi orang lain, menyia-nyiakan keluarga, dan bahkan bisa mendorongnya berani melakukan pembunuhan dengan cara yang haram, atau boleh jadi dia meminta bantuan kekuatan sihir dan dukun serta berbuat syirik, baik dia dalam keadaan sadar atau tidak sadar. Kedurhakaan ini biasanya tidak terhenti pada satu jenis, tapi juga berkait dengan kedurhakaan sebelumnya dan kedurhakaan lain yang menyertainya, lalu disusul dengan jenis-jenis kedurhakaan lain sesudahnya. Jadi kedurhakaan ini dikepung dengan segelar pasukan kedurhakaan sebelumnya dan sesudahnya. Jadi, ia paling potensial dalam mendatangkan keburukan di dunia dan akhirat, paling potensial menghilangkan kebaikan di dunia dan akhirat. Jika seseorang mulai terjerumus dan terikat tali kedurhakaan ini, maka hendaklah para pemberi nasihat segera menyelamatkannya dan para dokter memberinya obat penawar. Sebab siapa yang sudah menjadi tawanan zina, tidak ada jaminannya dan siapa yang mati karena zina tidak ada tebusannya. Siapa yang dicoba dengan kedurhakaan ini, berarti dia melepaskan nikmat Allah. Karena ia bisa diibaratkan tamu yang cepat bergeraknya dan segera lenyapnya. Allah berfirman,

وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ


"Dan, apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (Ar-Ra'd: 11).


"Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Penyayang." (Al-Anfal: 53).

Artikel Terkait

Seorang Blogger amatir yang ingin sekali memberikan manfaat kepada orang banyak.

7 comments

Kalau sudah pernah melakukan zina? kemudian bertaubat bagaimana ya min? terkadang ada yang iseng mengumbar aib saya :( kadang ga kuat buat hidup min

Ctass...
Tamparan buat kaum sex bebas...

saya sedih dan takut dengan dosa dosa yang telah saya lakukan kalo sudah baca baca artikel seperti ini, ya allah :(

Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan zina.

Dngan memperkuat iman, smoga kita smua dpat menghindri dosa besar ini

Sangat bermanfaat gan, semoga bagi semua yang membaca ini terhindar dari segala perbuatan zina.

Allah sebaik-baik tempat kembali mba.., Jangan cengeng.. Bangkitlah.. Teruslah berjalan.. Allah masih terbuka tangannya untuk memberikan ampunan


EmoticonEmoticon